Siapakah Developer Dibalik Game Nusakana

Nusakana adlaah salah satu buatan anak bangsa Indonesia, yaitu Studio Game Namaapa

Website Game – Anda yang rajin mengikuti berita industri game tanah air mungkin pernah mendengar tentang sbobet judi online karya anak bangsa berjudul Nusakana. RPG tersebut sempat dibanding-bandingkan dengan game terpopuler di masanya yaitu Harvest Moon karena mengusung tema kehidupan sehari-hari nelayan di daerah pedesaan.

Nusakana juga unik karena memiliki soundtrack bernuansa bossa nova, genre musik yang tak banyak ditemui dalam video game. Nusakana telah dirilis melalui Steam pada penghujung tahun 2015 lalu dan mendapat respons cukup positif.

Kontennya yang padat menawarkan lebih dari empat puluh jam playtime, sementara kebebasan eksplorasi menjadi kelebihan yang banyak disukai para pemainnya. Tapi tahukah anda bahwa game yang cukup besar ini ternyata dibuat oleh hanya dua orang?

Pembuat game di balik Nusakana adalah duet yang menamakan diri mereka Studio Namaapa. Perusahaan ini terdiri dari Rizki (alias Numfank Lewhat) yang berperan sebagai desainer dan ilustrator, serta Jason Vendy atau dengan nama karakter wltr3565 sebagai programmer. Simak kisah perjalanan mereka di bawah.

Bila studio game Indonesia umumnya berawal dari teman kuliah, Studio Namaapa justru dibentuk oleh dua orang yang pada awalnya tak pernah bertemu secara langsung.

Rizki dan Jason berkenalan di tahun 2012 lewat sebuah forum RPG Maker, dan pada awalnya relasi mereka hanya sekadar teman chatting di forum tersebut. Saat itu Jason masih duduk di bangku SMA, sementara Rizki tengah mengerjakan skripsi kuliah di fakultas ekonomi.

“Tidak terpikir bikin studio, awalnya dulu cuma celetukan-celetukan lawak saja. Bahkan Nusakana awalnya dari candaan di chat,” cerita Rizki. Ide awal Nusakana berasal dari gurauan keduanya tentang game PS Vita berjudul Let’s Fish! Hooked On. Game tersebut cukup menggelitik sebab bertema memancing tapi memiliki tokoh utama berupa gadis cilik bergaya anime.

Dari perbincangan itu muncullah konsep-konsep aneh, mulai dari game ternak ikan, turnamen ala Monster Rancher, dan lain-lain. Seiring waktu, pengembangan game mereka jadi semakin serius. Konsepnya pun berubah menjadi gabungan ide dari Suikoden dan Digimon World seperti Nusakana sekarang ini. “Sempat mau memasukkan konten 18+, tapi dipikir-pikir yang biasa-biasa saja dulu lah,” kelakar Rizki.